Showing posts with label Motorcycle. Show all posts
Showing posts with label Motorcycle. Show all posts

Thursday, September 18, 2008

MONOSOK DAN SWING-ARM

Langsung pelototi permukaan lengan ayun, awas jangan beli swing-arm bekas benturan keras yang biasanya terjadi akibat kecelakaan. “Selain mengubah kelurusan, juga berpengaruh terhadap kekuatan,” jelas Budi Uddin.


Untuk mendeteksi, Budi menyarankan pake cara ‘dikeker’ antara as lengan ayun dengan as roda. Kalau nggak lurus, berarti sudah cacat. "Jika rumah laher yang kebesaran bisa dibikin bos baru agar klop dengan as lengan ayun," sambung Agus Djanuar.

Termasuk kondisi as-nya. “Kalau sudah retak, juga bahaya, mending minta tukar,” jelas Onnes, modifikator Reyspeedshop Motorcycle Bandung


Untuk monosok, Budi lebih tegas karena usia suspensi sejak moge dipakai hingga dipretelin jadi limbah cukup panjang. Makanya perlu pertimbangan. “Lebih dari 5 tahun, mending jangan,” tegasnya.


Asumsinya, fungsi sil sudah tidak berperan maksimal dan rentan pada kebocoran, kelihatan di badan sok kok. Termasuk waspada terhadap monosok yang sudah disuntik, cirinya ada baut di badan sok pertanda ada lubang baru untuk nyuntik oli sok.

Modifikasi honda tiger - sesi sock breaker upsite down Limbah moge


dikutip dari www.motorplus-online.com




Arah modif boleh terus berganti, tapi aplikasi kaki-kaki limbah moge nggak ada matinya. Sebut saja upside down eks Aprilia RS125 yang laris manis pasang di Tiger atau bebek. Katanya nggak keren kalau belum pasang ajrutan terbolak ini.

Tapi, perlu dipilih cermat. Maklum kadang terselip barang yang sudah tak layak pakai tapi masih dijual. Sah-sah saja rada cerewet ke penjual limbah soal kondisi barang. "Cari yang belum direkondisi karena lebih terjamin kualitasnya," ujar Agus Djanuar from Kalika Design di Jl. Pasir Muncang, belakang SD 3 Pasir Muncang, Purwokerto.

Ayo periksa komponen kaki-kaki limbah satu persatu.

Tuesday, September 9, 2008

HONDA CHAMPIONSHIP

Pertarungan Pembalap di Kaki Gunung Lawu

Seri 1 – “20Million Honda Racing Championship”


Mengulang sukses pelaksanaan Honda Racing Championship 2006 (HRC), PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar kejuaraan balap motor one-make-race yang diberi nama “20 Million Honda Racing Championship 2007″. Seri pertama dilaksanakan pada Sabtu (17/03) hingga Minggu (18/03) mengambil lokasi kaki Gunung Lawu, Alun-alun kabupaten Karanganyar.

Rimbunnya pepohonan di kawasan alun-alun Karanganyar ternyata tak mampu memberikan kesejukkan bagi pengunjungnya. Setidaknya itulah yang tersirat dalam pelaksanaan seri pertama ”20Million Honda Racing Championship” yang merupakan gelaran balap bergengsi dari PT Astra Honda Motor (AHM). Pertarungan pembalap di Kaki Gunung Lawu ini sangat ketat masing-masing tim pembalap Honda sudah mulai terasa sejak Sabtu (17/03) saat session latihan resmi untuk mencari pole position.

Kejuaraan berseri ”20Million Honda Racing Championship” ini mempertandingkan 7 kelas antara lain: kelas Honda 110cc Standard, Honda110cc Tune up Pemula, Honda 110cc Tune up Seeded, Honda 125 cc Standard Pemula, Honda 125cc Tune up Pemula, Honda 125cc Tune up Seeded dan Honda 100cc Standard Lokal. Kejuaraaan ini mendapat dukungan sponsor dari PT Denso Sales Indonesia (Produsen busi), PT Federal International Finance (Perusahaan pembiayaan kredit resmi sepedamotor Honda), PT Federal Karyatama (Produsen Federal Oil), PT Showa Indonesia Manufacturing (Produsen Shock Absorber), PT SKF Indonesia (Produsen Bearing), PT Summit Oto Finance (Perusahaan pembiayaan kredit sepeda motor), PT Surya Raya Rubberindo Industries (Produsen Ban Khusus balap motor Indonesia) dan PT Yutaka Manufacturing Indonesia (Produsen Rem Cakram).

Acara yang dibuka resmi pada hari Minggu (18/03) oleh Johanes Hermawan selaku Marketing Director AHM didampingi para Muspida dan Maindealer serta undangan lainnya. Pembukaan acara juga dimeriahkan dengan kesenian Musik Lesung, Tarian Gamyong, grup modern dance, dan Reog Ponorogo serta atraksi Helikopter Mini (red: dijalankan remote control) membawa bendera raksasa berlogo ”20Million Honda Racing Championship” melayang diatas sirkuit.

Sungguh luar biasa animo penonton yang datang tanpa dipungut biaya tiket ini. Sejak pagi, aliran penonton tak henti hingga menjelang sore. Diperkirakan sekitar 10 ribu orang memadati kawasan Alun-alun Karanganyar ini. Tak hanya kalangan pehobi road race dan otomotif. Untuk anggota keluarga pun dapat menikmati acara yang disuguhkan. Mulai dari live show Serieus Band, pemeriksaan emisi gas buang motor gratis, lomba mewarnai buat anak-anak, pijat gratis hingga 2 set perangkat simulasi Honda Riding Trainer yang bisa dijajal semua pengunjung. Bahkan display motor modifikasi dan stand khusus klub motor Honda juga ada.

“Event roadrace Honda yang kami selenggarakan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan promosi berkaitan dengan akan dicapainya prestasi produksi ke 20 juta unit produksi sepedamotor Honda di Indonesia. Selain itu, ajang ini juga merupakan sarana bertemunya konsumen setia Honda. Mereka dapat menyaksikan stand produk-produk terbaru Honda, mengikuti Safety Riding, mendapatkan informasi tentang jaringan dan pelayanan, membeli suku-cadang asli Honda, menyaksikan lomba para club Honda dan pangung hiburan yang dimeriahkan oleh Band Serius”, demikian disampaikan oleh J. Hermawan.

Tumpah Ruah…!! Kemeriahan ”20Million Honda Racing Championship” di Alun-alun Karanganyar. Dihadiri lebih dari 10.000 pengunjung tak bergeming menyaksikan alunan musik dari band serius walaupun harus diguyur hujan yang cukup deras

Dalam kelas paling bergengsi Honda bebek 125cc tune-up seeded, pembalap asal Surakarta Agus “Bledug” Setiawan (Adiputra Utama) mampu menaklukan saingan lainnya, disusul oleh Bima Octavianus asal Semarang (JTHRC Panca Arta Federal Oil) diposisi kedua diikuti oleh Agung Purnama Alam asal Bandung (IRC DAM BRT Indoparts) ditempat ketiga.

Suksesnya pelaksanaan seri pertama ini tak lepas dari kerjasama kepanitiaan yang baik antara PT Astra Honda Motor dengan PT Astra International (HSO Semarang) serta didukung oleh sejumlah perusahaan mitra sponsor event. Diharapkan dengan kegiatan semacam ini, masyarakat akan mengetahui bahwa produksi sepedamotor Honda akan mencapai 20.000.000 unit ditahun 2007 (sejak 1971) dimana akan semakin menjadikan PT Astra Honda Motor sebagai satu-satunya produsen & distributor sepedamotor terbesar di Indonesia saat ini. Kesetiaan konsumen terhadap produk Honda-lah yang menjadikan prestasi produksi ini bisa di ukir oleh PT Astra Honda Motor. Hal ini tentunya sejalan dengan misi & visi AHM yang ingin menyediakan kendaraan roda dua yang irit bahan bakar, ramah lingkungan, mesin tangguh, kualitas terjamin, jaringan & pelayanan yang bagus serta harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

JEPANG LEBIH MEMILIH CINA DIBANDING INA

Industri Otomotif Jepang Lebih Memilih Cina Ketimbang Indonesia

KETAKUTAN akan Cina kini bukan lagi basa-basi. Negeri Tirai Bambu ini bukan hanya negara raksasa, tetapi negeri dengan pasar yang luar biasa besar. Paling tidak, pasar dengan satu milyar orang. Cina juga merupakan negara manufaktur yang tangguh dengan dukungan bahan baku yang melimpah. Cina juga merupakan negara yang memiliki sumber daya yang beragam dengan tingkat komando politik maupun pemerintahan yang jelas.

T>small 2small 0<>

Salah satu yang ngotot untuk melakukan investasi di Cina adalah produsen otomotif Jepang. Para raksasa otomotif yang selama ini memiliki hubungan historis baik dengan para pedagang mobil di Indonesia, yakni para agen tunggal pemegang merek (ATPM), justru tidak akan mengembangkan industrinya di Indonesia. Secara diplomatis mereka mengatakan, soal pengembangan otomotif di Indonesia diserahkan kepada pimpinan yang ada di perusahaan ATPM di Indonesia, meski pengusaha Jepang dalam posisi mayoritas.

Konsentrasi mereka justru di Cina. Di negeri satu milyar orang itu, mereka akan membangun pabrik baru. Kelas industri yang akan dikembangkan bukan cuma menjahit seperti di Indonesia, tetapi membangun sebuah industri. Bagi mereka, Indonesia meski populasinya besar, tetapi pasarnya kecil. Sementara di Cina adalah pasar yang baru tumbuh dan volumenya tetap besar. Dengan demikian, arah pengembangannya pun menjadi efisien sehingga layak untuk dibangun sebuah industri, bukan perakitan. Sikap itu ditunjukkan oleh para petinggi otomotif Jepang.

MANAJER Humas Daihatsu Motor Corp Shozo Shimizu mengatakan, saat ini dengan kepemilikan 61,75 persen saham Daihatsu Motor di PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Daihatsu berusaha untuk mengembangkan usaha dan bisnisnya lebih baik lagi di Indonesia, terutama mobil mini seperti Zebra 1300 cc. Namun, selain di Indonesia, di Malaysia juga akan dikembangkan.

Bahkan, pabrik Daihatsu yang lebih besar ada di Malaysia dengan kapasitas produksi mencapai 130.000 unit per tahun, sedangkan di Indonesia hanya memiliki kapasitas produksi sekitar 21.000 unit per tahun. Diharapkan, pabrik di Indonesia yang relatif kecil ini bisa dikembangkan lebih besar lagi dalam waktu dekat.

Namun, tambahnya, fokus pengembangan Daihatsu untuk saat ini adalah ke Cina. Pasar di Cina, kata Shimizu, memiliki potensi yang sangat besar di Asia. Produk di Cina ini akan diprioritaskan untuk pasar negara itu sendiri yang diperkirakan memiliki daya serap yang besar. Demikian juga untuk produk yang di Malaysia dan Indonesia, fokusnya adalah untuk pasar lokal, di samping juga mempersiapkan untuk mengisi pasar ekspor dalam rangka kebijakan pasar bebas ASEAN.

“Dengan adanya pasar bebas ASEAN (AFTA), kami bisa melakukan usaha dan produksi serta bisnis di berbagai negara di ASEAN dan Cina sekaligus, tanpa perlu menjadikan satu negara sumber produksi bagi mobil lain yang diproduksi di lain negara. Masing-masing negara punya karakteristik tipe produksi sendiri-sendiri sesuai karakter dan kebutuhan negara yang bersangkutan. Lagi pula, dengan AFTA tentu akan menjadi lebih mudah melakukan jaringan kerja sama satu sama lain bagi beberapa pabrik kami yang ada di Indonesia, Malaysia, dan Cina,” kata Shimizu.

HAL senada juga disampaikan oleh General Manager Humas Toyota Motor Corporation Tetsuo Kitagawa. Menurut Kitagawa, pasar di Indonesia memang besar sekali. “Namun, untuk sementara kami tak akan melakukan tambahan investasi lagi, paling tidak sampai dengan tahun 2005. Akan tetapi, kalau PT Toyota Astra Motor (TAM) yang sebagian besar sahamnya juga dimiliki oleh TMC mau mengembangkan diri, silakan. Namun, untuk pengembangan itu mereka tidak akan mendapat dukungan dana investasi, artinya mereka harus mengembangkan investasinya dengan kekuatan sendiri.”

Khusus untuk di Indonesia, kata Kitagawa, TMC hanya akan memfokuskan diri kepada multi purpose vehicle. Untuk di Thailand, dengan mobil truk atau pick up, kendaraan niaga. Namun, untuk Cina justru mendapat perlakuan lain oleh TMC. Negeri Tirai Bambu ini oleh TMC dianggap sebagai primadona untuk pengembangan usaha. Pertimbangan TMC karena potensi bisnis yang besar di sana.

“Kami akan mengembangkan model compact passenger car. Termasuk pula akan dikembangkan pembuatan sedan mewah dan luxury special sport utility vehicle dan mobil mini. Demikian pula mini bus tampaknya akan berhasil dipasarkan di Cina. Produk otomotif yang dibuat di Cina akan dikonsentrasikan untuk Cina yang mencapai hampir satu milyar manusia,” kata Kitagawa.

Demikian pula di Thailand, Indonesia, dan lain-lainnya, untuk pasar dalam negeri setempat menjadi prioritas. Tentu dengan adanya AFTA, jaringan kerja usaha TMC diharapkan akan semakin baik, efisien, dan menguntungkan bagi pihak Toyota sendiri maupun negara yang menjadi kongsi bisnisnya. Namun, untuk industri pendukungnya tetap akan dikembangkan di Indonesia. Dengan demikian akan memperlancar kegiatan industri secara keseluruhan.

Intinya, ada tiga hal yang sangat penting bagi Indonesia untuk dilakukan agar bisnis otomotif Toyota bisa berkembang. Pertama, harus dilakukan stabilitas politik, kemudian stabilitas kebijaksanaan ekonomi, dan terakhir adalah kebijakan industri. Pengalaman ini masih ada perbedaan satu wilayah dengan wilayah lain, padahal kebijakan sama. Akibatnya, investor bingung, pengusaha pun menjadi linglung.

SUZUKI Motor Corp pun melakukan kebijakan yang sama. Menurut Manager Humas Suzuki Corp Mitsuyasu Tazawa, saat ini Suzuki tengah mengonsentrasikan diri antara lain untuk pembuatan motor Scooter 50 cc yang dibuat dan dipasarkan di Jepang. Kalau melihat jumlah penjualan antara mobil dan motor, ternyata hasil penjualannya hampir sama. Bahkan, kami proyeksikan tahun ini hasil penjualan motor akan lebih besar daripada penjualan mobil. Penjualan motor tahun ini diperkirakan akan mencapai 2,1 juta unit, sedangkan penjualan mobil tahun ini diperkirakan akan mencapai 1,83 juta unit.

Produksi dan penjualan produk Suzuki di Indonesia dipegang PT Indomobil Suzuki Indonesia (ISI) dan sampai saat ini perusahaan mengalami pertumbuhan yang baik. Namun, pihak Suzuki Jepang tetap berkonsentrasi ke Cina. Bagi kantor pusat, Cina menjadi sasaran utama karena potensi pasar di sana sangat luas, khususnya untuk produksi dan penjualan sepeda motor, walaupun harus bersaing ketat dengan merek lain.

“Untuk Indonesia, kami serahkan sepenuhnya kepada ISI untuk pengembangannya dan saya yakin ISI bisa berkembang lebih baik lagi di masa mendatang. Produksi Suzuki Motor tahun lalu dan tahun ini, khususnya sepeda motor, mayoritas justru diperoleh dari penjualan di luar negeri, bukan dari dalam negeri Jepang. Untuk mobil, 52,25 persen produksi dilakukan di Jepang dan sisanya dilakukan di luar Jepang. Tahun lalu mengalami kenaikan 111 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan 102 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Sedangkan produksi motor Suzuki, 75,1 persen di luar Jepang dan sisanya di Jepang. Kenaikan pada tahun ini diperkirakan akan mencapai 127 persen, sementara tahun lalu mencapai 106 persen. Hasil penjualan lainnya dari pembuatan suku cadang, yang tahun lalu mencapai sekitar 91,8 milyar yen, tahun ini diperkirakan akan mencapai 91,9 milyar yen.

Gambaran pintas ini menunjukkan bahwa Indonesia bukan lagi tujuan utama industri otomotif Jepang, paling tidak sampai tahun 2005. Industri otomotif yang kini dikelola oleh para ATPM di Indonesia tak lebih hanya akan bergerak stagnan dan tidak akan ada tambahan investasi baru. Namun, yang paling mungkin adalah, para ATPM tersebut memang akan berkonsentrasi diri sebagai pemasar saja, apakah produk itu diambilkan dari Thailand, Malaysia, atau Cina.

0.jpg

SEPUTAR INFORMASI TENTANG MOTOR

Yamaha No. 1

Untuk pertama kalinya dalam sejarah penjualan motor Yamaha menjadi yang terdepan di periode penjualan bulan Maret 2007, dengan perbedaan 7.961 unit motor dibanding kompetitor. Yamaha menjadi Penguasa Pasar dan melibas dominasi kompetitor.

Pangsa pasar motor Yamaha berdasarkan data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) sebanyak 159.035 unit dan market sharenya adalah sebesar 43,7 persen. Sementara penguasa pasar motor selama ini berada di posisi ke dua dengan pangsa pasar 41,5 Persen.

Penjualan terbesar Yamaha berasal dari tipe bebek Vega R dan Mio sebagai pelopor otomatik. Pada bulan Maret kemarin, keduanya menyumbangkan angka penjualan masing-masing 47.054 unit dan 40.854 unit. Kontribusi berikutnya berasal dari Jupiter Z sebanyak 36.015 unit dan Jupiter MX 29.935 unit.

Yamaha menjadi nomor satu setelah bersaing secara ketat dengan kompetitor lain. Di tahun 2005 lalu Yamaha bersaing ketat untuk menduduki peringkat kedua. Ketika tahun 2006 Yamaha sudah bisa mempertahankan posisi menjadi nomor 2 dan memberikan jarak yang semakin jauh dengan kompetitor di posisi ke 3.

Di awal tahun 2007 ini Yamaha kembali membuktikan hasil kerja kerasnya dengan langsung menyodok menjadi posisi Utama.

Terimakasih untuk Yamaha kepada seluruh konsumen Yamaha Indonesia, sehingga Yamaha bisa menjadi nomor 1 di Indonesia.

Selamat untuk Yamaha menjadi nomor 1, Yamaha Semakin di Depan.

Yamaha Mendominasi Motoprix Jakarta

Hampir di semua kelas di Kejuaraan Nasional Motorpix disapu bersih oleh team-team Yamaha
kesuksesan ini sangatlah luar biasa. Mengingat persaingan di Motoprix sangat ketat sekali.
Kompetitorpun berlomba-lomba untuk bisa mematahkan dominasi Yamaha yang sudah berlangsung
beberapa tahun ini.


Dominasi Team Yamaha Pada Motorpix Kemayoran

Dominasi Yamaha yang sulit dipatahkan, mengingat team-team yang bernaung dengan bendera Yamaha
sudah sangat solid dan matang. Mereka pun bersaing secara profesional, sekaligus menunjukkan yang terbaik buat Yamaha. dan yang terbaik bagi Bangsa Indonesia, karena jenjang yang jelas di Yamaha membuat pembalap berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik dan kelak bisa menyusul jejak Doni Tata sebagai duta bangsa Indonesia yang mengharumkan Bangsa ini melalui dunia balap Motor.


Sapu bersih hampir di semua kelas Motorpix

Selamat untuk seluruh team Yamaha Indonesia yang telah menjuarai Kejuaraan Nasional Motoprix di Kemayoran pada tanggal 1 April 2007

Yamaha News

Yamaha Cup Race Seri Perdana, Kemayoran Jakarta


Yamaha Safety Riding Science, agenda utama untuk mengkampanye-kan tertib aman berkendara


Kapten yang turut memeriahkan Yamaha Cup Race seri perdana menghangatkan suasana


Penonton senang dengan tenda yang menaungi mereka, adem


Piala yang jadi kebanggaan pembalap Yamaha


Sang juara dengan masa depan yang terjamin


Double podium Untuk Fiat Yamaha Team di MotoGP Jerez, Spanyol

Valentino Rossi kembali ke Pudium utama setelah memimpin selama 27 Lap di GP SPanyol Minggu 25 Maret 2007. Podium ini adalah podium pertama Rossi di tahun 2007 setelah Sepang Malaysia pada tahun 2006 lalu. Dan ini adalah kemenangan ke 46 Rossi pada era MotoGP 4Tak. Di Jerez pula Colin Edward bergabung dalam sukacita karena bias menempati posisi ke tiga di balapan kali ini.l Edward finish di belakang Dani Pedrosa di hadapan lebih dari 138.000 penonton.

Balapan sendiri berlangsung sangat statis dengan tanpa perlawanan selama 27 lap Valentino Rossi mampu mendominasi Balapan di Jerez ini. Sementara Collin Edwards mampu menjaga posisinya di ketiga.

Valentino Rossi
Position: 1st Time: 45 53.340

“ Prioritas pertama kita hari ini adalah mendapatkan point dan Saya tahu untuk menang Saya harus memacu kendaraan dengan maksimal, tapi hari ini Yamahaku sangat hebat dan saya bisa memenangi balapan hebat ini”

Colin Edwards
Position: 3rd Time: +2.701

“Jumat pagi kita tidak mengira bahwa akan naik ke podium, tetapi ini lah balapan yang terbaik untukku. Saya sangat berterimakasih kepada seluruh team karena mereka telah bekerja tanpa henti dan kita bisa mendapatkan solusi terbaik untuk beberapa masalah di Jerez ini”


Friday, August 8, 2008

Honda Tiger 200 CC Sporty Modification

This one is a sporty modification concept of Honda Tiger 200 CC. I found this in a wordpress blogger, blogged by an Indonesian local blogger. He doesn't add any information in the post he made. Well,.. I think It's an expression of their fan about how Honda will improve their next design… And I think, Honda should begin to hear their customer about what kind of design is wanted by their customer. If not,.. never dream to take over Yamaha's top market share in Indonesia. And Honda should thanks to their fans of this brilliant design ideas! :D

Modifikasi Honda Tiger, New Tiger kah ?

Konsep modifikasi untuk honda tiger

New Honda CB1100F from Tokyo Motor Show

Honda bring it's 1980 heritage motorcycle to Tokyo Motor Show 2007, CB1100F. It still bring it's retro style, almost the same with Old Honda CB which become a road king in Indonesia in 1970. Besides this retro bike, Honda also bring a retro-style racer (the CB1100R), an over-the-top naked bike concept (the EVO6), an automatic transmission equipped DN-01, CB1300 and CB400 bikes, and a maxi-scooter (the Forza Z.)

New Honda CB1100F from Tokyo Motor Show

Honda has a rich history of iconic machines, and with this model—as well as its sister, the [LINK TO CB1100R] CB1100R prototype—it may be looking to cash in on that heritage. Styled much like the classic CB400F of 1975-1978, the CB1100F uses twin shocks, a tube frame and an air-cooled 1100cc four-cylinder motor that looks similar to the one in the Japan-market CB750 that was released last year.

Styling is tastefully vintage Honda. The blocky yet proportioned tank, like the minimal seat and perfectly curved headers are reminiscent of the mid-’70s Honda Supersports. Chrome fenders and mirrors make you want to put on a leisure suit and dance the night away, and the taillight housing and turnsignals have a soft, aluminum luster to them.

History of Honda CB1100

Older Honda CB1100FThe Honda CB1100F Super sport is a Motorcycle offered in the USA only in 1983. This rare jewel is argued by many to be among the best Motorcycles ever built.

In 1979 Honda produced a Double Over Head Cam (DOHC) 750cc engine that rocked the Motorcycle industry with its double cams and solid power-band the 750cc engine produced 72BHP @ 9000RPM, this engine was used in CB750F from 79-82 in the USA. In 1980 Honda released the CB900F using a race bred 901cc DOHC engine it was a step above the CB750 with its longer stroke and hotter cams squeezed out 84BHP @ 8500RPM. The only years the CB900F was offered in the USA where 1981-1982.

In 1983 Honda gave the United States a chance to own the CB1100F! This bike was leagues beyond its 2 ancestors. Using hotter cams, larger pistons, and a redesigned combustion chamber the CB1100F produced 108BHP @ 8500RPM (International model produced 115 HP). Honda also increased the rake and put on a cool 1/4 fairing for wind deflection. The dash featured a 150MPH speedometer and 2 piece handlebars. The wheels are new also they where cast 1 piece instead of the standard com-star or spoke design. In 1983 only 2 colors offered on the CB1100F in the USA where Red and Blue.

You can also read this article about it's history.

Suzuki Skywave or Hayate ?

Today, Suzuki release a new automatic motor in Indonesia. Suzuki Indonesia name his new motor with Suzuki Skyware. This motor is a new variant of the former same type, that is Suzuki Spin. According to any sources, This motorcycle equal to Suzuki Hayate which has been released in Thailand. It's also using a 125 CC four stroke engine.

Suzuki Hayate atau Skyware, motor matic baru Suzuki itu ...

Suzuki Hayate, In Indonesia released in the name of Skyware.

Jika anda bermaksud untuk memodifikasi Suzuki Skyware anda, mungkin gambar berikut bisa memberi inspirasi.

Modifikasi Suzuki Skyware

Hayate 125, Drug Racer Style. Inspiring you how to modify your Skyware ?

Honda New Model 2008

Honda Motor announced its new 2008 motorcycle models. The models are on display at the Paris International Motorcycle Show, which is part of the Paris International Two-Wheel Show that opened on Saturday, September 29, in Paris, France. It was reported at least three renewal model that will be produced in 2008; CBR1000RR, XL700V Transalp, and CBF600

Honda CBR1000RR

Honda CBF1000-2008This year the CBR1000RR super sports bike, popular for its high performance and stylish design, has undergone a full model change, featuring the latest in advanced technologies honed in Honda’s MotoGP (FIM* Road Racing World Championship Grand Prix) machines. The engine and frame construction have been changed along with the fairing design for weight reduction and greater concentration of mass.

This super sports model features a water-cooled, high-output 4-stroke, in-line 4-cylinder 1,000cc engine. For the new 2008 model, the number of components has been reduced to make the bike more compact, and the new lightweight, die-cast aluminum frame provides a smooth ride with just the right amount of rigidity. These and other modifications succeed in reducing overall vehicle weight by 6kg compared to the previous model. The rear swingarm has also been lengthened for improved road holding and increased rigidity, and a gull arm design adopted to secure greater freedom for muffler layout. The exhaust system is positioned under the pillion step to bring it closer to the bike’s center of gravity, with a short muffler that further contributes to the concentration of mass. This painstaking attention is to detail results in a highly sophisticated design. Other features that add to the bike appeal the motorcycle include the newly developed assist slipper clutch for easier clutch operation and an enhanced feeling of rider security thanks to the mitigation of abrupt engine braking during downshifting. The new model’s styling features compact front and rear fairing designed to present an image of extreme compactness, combined with mirrors with built-in turn signals to achieve a cool, aggressive look. Manufactured at Honda’s Hamamatsu Factory in Japan, it will be released successively in European markets.

Honda XL700V Transalp

XL700VAlso sporting a makeover this year is the XL700V Transalp, the dual-purpose sports model fitted with a 2-cylinder, V-twin engine that delivers powerful low- to mid-range torque for outstanding performance in all riding conditions. The Transalp’s engine displacement has been increased from 650cc to 700cc for improved acceleration, and the headlight redesigned for a more aggressive look.

The Transalp is a dual-purpose sports model with a water-cooled, 4-stroke, 700cc V-twin engine. For the new model, engine displacement has been increased from 650cc to 700cc and the bike newly fitted with Programmed Fuel Injection system (PGM-FI), for improved midrange output combined with the environmental performance required to comply with Euro 3 regulations. Other performance improvements include a new ABS system and a smaller 19-inch front tire with a wider 140mm rear tire for enhanced riding stability. New large headlight and distinctive new turn signal units replacing the built-in signals along with a newly designed chassis present a more intrepid look, set off with sportier styling around the front side fairing. Manufactured at Montesa Honda S.A., a local manufacturing subsidiary established by Honda in Spain which began operations in 1986, the XL700V Transalp will be released successively in European markets.

Honda CBF600

Honda CBF600 2008The CBF600 sports model, popular for its nimble handling, has been given a further boost in performance with a more compact, lightweight engine with enhanced output in an all-new aluminum die-cast, mono-backbone frame. Honda also announced that for the first time, the CBF600 will feature the ease of operation and superior performance of Honda’s CBS (Combined Brake System), which works in synergy with ABS (Anti-lock Braking System) to ensure outstanding braking control for a safer, more stable ride.

Equipped with a water-cooled, 4-stroke, 600cc in-line 4-cylinder engine in a mono-backbone frame, the CBF600 sports model is acclaimed for its nimble handling. To improve both performance and practicality, this year’s model has been fitted with a more compact, higher-output engine based on the one used in the 2007 CBR600RR and CB600F Hornet, both of which were fully remodeled last year. New features including Programmed Fuel Injection system (PGM-FI) for precise fuel control and a lightweight, aluminum die-cast frame help deliver superior ride performance and outstanding environmental performance. Comfort enhancements include an adjustable front suspension that allows the rider to choose the setting that best suits his or her own preferences and a newly configured Combined ABS (Anti-lock Braking System) featuring Honda’s CBS front-rear brake-force distribution system for a more secure braking feel. Manufactured by Honda Italia Industriale S.P.A., Honda’s Italian motorcycle and power products manufacturing and sales subsidiary, the CBF600 will be made available successively in European markets.

Honda CS1 (City Sport)

Honda CS1, or City Sport, is the newest 125 CC four stroke motorcycle which just already launched by Astra Honda Motor in Indonesia. It has been advertised on television since last month, but the name itself is still being secret. Finally, Honda launch this new bike last week in Bandung.

Honda City Sport CS1
Here is Honda CS1 specification, you have to check it up first before you decide to buy it. You may also interested to compare it to it's competitor like Yamaha Jupiter MX so that you can make a best decision: which one is best for you.

2008 Yamaha YZF-R6S Specification

In 2008, Yamaha's street lineup is a tweaked YZF-R6S. The '08 version of the 600cc mount features a modified steering geometry, with rake decrease by a half-degree to 24 degrees even. The change in steering head angle has resulted in a shorter trail figure, with '08 measuring 0.3-inch less at 3.4 inches. The overall length and height of the new R6S have changes as well, with height 0.6-inch shorter (42.9 inches) and length 0.8-inch more petite (79.7 inches). The wheelbase is also exhibits a slight 0.2-inch decrease to 54.3 inches. The other noticeable change on the 2008 R6S is an increase to the front brake rotors from 298mm to 310mm. The $8,299 MSRP remains unchanged.

2008 Yamaha YZF-R6S

Engine
Type 600cc liquid-cooled inline 4-cylinder; DOHC, 16 valves
Bore x Stroke 65.5mm x 44.5mm
Compression Ratio 12.4:1
Carburetion Fuel Injection
Ignition Digital DC-CDI
Transmission 6-speed; multiplate wet clutch
Final Drive Chain
Chassis
Suspension/Front 43mm fork; fully adjustable, 4.7-in travel
Suspension/Rear Single shock; fully adjustable, 4.7-in travel
Brakes/Front Dual 298mm floating disc, 4-piston calipers
Brakes/Rear 220mm disc; single-piston caliper
Tires/Front 120/60-ZR17
Tires/Rear 180/55-ZR17
Dimensions
Length 79.7 in
Width 27.1 in
Height 42.9 in
Seat Height 32.3 in
Wheelbase 54.3 in
Rake (Caster Angle) 24.0°
Trail 3.4 in
Fuel Capacity 4.5 gal
Dry Weight 357 lb (CA 359 lb)

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template